Saturday, 28 January 2012
MENANGISLAH
Menangislah sebagai Ummu Salaim apabila ditanya :
Mengapa engkau menangis?
Aku tidak mempunyai anak lagi untuk dihantar berperang. "Jawabnya".
Menangislah seperti Ghazwan yang tidak sengaja terpandang wanita rupawan. Diharamkan matanya untuk memandang langit seumur hidup, lalu berkata :
Sesungguhnya engkau mencari kesusahan pada pandangan itu.
Ibnu Masud r.a berkata :
Seorang yang mengerti Al Quran dikenali waktu malam ketika orang lain tidur dan waktu siangnya ketika orang lain tidak berpuasa, sedihnya ketika orang lain sedang gembira, dan tangisnya waktu orang lain tertawa. Diannya diwaktu orang lain berbicara, khusuknya diwaktu orang lain berbangga, seharusnya orang yang mengerti Al Quran itu tenang, lunak dan tidak boleh menjadi seorang yang keras, kejam, lalai, dan bersuara kasar dan marah. Tanyalah orang-orang yang soleh mengapa dia tidak berhibur :
Bagaimana hendak gembira sedangkan mati itu dibelakang kami, kubur dihadapan kami, kiamat itu janjian kami, neraka itu memburu kami, dan perhentian kami ialah Allah....
Menangislah disini sepuas-puasnya, sebelum kau menangis disana...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment